Adakah Obat Yang Bisa Menyembuhkan Buta Warna ?

Melihat warna-warni di dunia dengan lengkap, adalah sebuah anugerah tersendiri bagi kita. Banyak tempat yang indah dan eksotik bisa kita datangai dan kita nikmati keindahannya. Lalu bagaimana jika anda mengalami kelainan buta warna ?. Apakah keindahan warna warni dunia itu bisa anda nikmati seutuhnya ?.  Sayangnya tidak. Itulah kenapa banyak orang yang mengalami buta warna akan berusaha semaksimal mungkin untuk “menyembuhkannya”. Termasuk mencari obat yang mungkin bisa menyembuhkan buta warna.

Adakah obat yang bisa menyembuhkan buta warna ?. Pertanyaan ini banyak saya temukan di kolom komentar beberapa situs yang membahas tentang buta warna. Sebelum membahas tentang jawaban atas pertanyaan tersebut diatas, ada baiknya kita melihat apa saja sih penyebab buta warna itu ?. Penyebab utama buta warna adalah faktor keturunan. Artinya jika orang tua mengalami buta warna, maka anak dan keturunannya berpeluang sangat besar untuk mewarisi kelainan tersebut. Jika kasusnya seperti ini, maka tentu tidak ada obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan buta warna.  Karena penurunan sifat itu diperoleh dari chromosome, sehingga dari sejak lahir, ia sudah membawa kelainan buta warna.

Faktor penyebab berikutnya adalah akibat dari penyakit tertentu, seperti katarak, glaukoma, alzheimer, dll. Jika faktor pencetusnya adalah adanya penyakit tertentu tersebut, maka yang bisa dilakukan adalah dengan menghilangkan atau menyembuhkan penyakitnya terlebih dahulu. Dengan sembuhnya penyakit yang menjadi penyebab kebutaan warna, maka diharapkan penglihatan menjadi normal kembali. Jadi disini faktor obat berperan dalam menyembuhkan penyakit pencetusnya dan bukan pada penyembuhan buta warna itu sendiri.

Faktor lain yang bisa menyebabkan buta warna adalah faktor penuaan atau usia dan faktor kecelakaan yang bisa menimpa seseorang. Jika buta warna disebabkan oleh faktor penuaan, maka tentu obat tidak bisa berfungsi sebagai penyembuhnya. Sedangkan jika disebabkan oleh adanya kecelakaan yang menyebabkan trauma pada kepala, maka jika ada obat yang digunakan, fungsinya lebih pada penyembuhan trauma tersebut, bukan pada penyembuhan buta warnanya secara langsung. Jadi melihat penjelasan tersebut diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa sampai saat ini belum ditemukan obat yang bisa digunakan untuk menyembuhkan buta warna.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *