Apakah Anak – Anak Bisa Mengalami Buta Warna ?

Bisakah anak-anak mengalami buta warna ? mengapa hal ini bisa terjadi ?

Menurut wikipedia, buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan oleh ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu.

Penderita kelainan ini umumnya tidak mampu melihat warna merah hijau atau Biru Kuning.

Jadi perlu diketahui bahwa yang disebut buta warna, bukan berarti tidak bisa melihat warna selain hitam, putih dan abu-abu saja.

Seorang penderita buta warna masih bisa melihat banyak warna, tetapi tidak sejelas dan selengkap yang mampu dilihat oleh orang dengan visi mata normal.

Keadaan seperti ini biasa disebut dengan defisiensi warna atau buta warna parsial. Dan kondisi inilah yang umumnya banyak ditemui.

Pertanyaannya adalah apakah anak-anak bisa mengalami buta warna ? Ataukan buta warna hanya bisa terjadi pada remaja dan orang dewasa saja ?

Seperti yang sering saya sampaikan pada beberapa posting sebelumnya, buta warna adalah suatu kondisi yang bersifat sebagai suatu kelainan. Yang mana kelainan tersebut mayoritas disebabkan oleh faktor keturunan.

Jadi karena disebabkan oleh faktor keturunan, maka seorang penderita buta warna telah membawa “bakat” tersebut sejak masih dalam kandungan.

Sehingga ketika ia dilahirkan, sebenarnya telah membawa kelainan buta warna.

Jadi bisa disimpulkan bahwa buta warna bisa terjadi pada anak-anak. Hanya saja efek yang ditimbulkan belum begitu terasa.

Hal yang paling penting diketahui bagi para orang tua adalah bahwa deteksi buta warna sejak dini perlu dilakukan dengan benar. Hal ini dikaitkan dengan tumbuh kembang si anak kedepannya nanti.

Bagaimana mengetahui bahwa seorang anak mengalami buta warna ?

Anda bisa mulai melakukan test buta warna sederhana pada anak yang bisa anda temukan di tautan INI

Beberapa hal tersebut dibawah ini akan bermanfaat untuk anda simak, terkait dengan buta warna pada anak-anak :

  1. Bagaimana ciri balita yang mengidap buta warna ?
  2. Buta warna pada anak-anak
  3. Pentingnya deteksi gejala buta warna pada anak sejak dini

Semoga bermanfaat.

 

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *