Apakah Vitamin A Bisa Mencegah Buta Warna ?

Seperti telah diketahui sebelumnya, buta warna mayoritas merupakan kelainan yang disebabkan oleh faktor keturunan. Seorang ibu yang mengalami buta warna, maka 99 % akan menurunkannya kepada anak laki-lakinya, melalui cromosome X sang ibu. Maka jika dalam satu keluarga ada yang mengalami kelainan buta warna, maka anggota keluarga yang lain memiliki peluang besar untuk mengalami hal yang sama.

Apakah dengan mengkonsumsi vitamin A secara teratur bisa mencegah kemungkinan sesorang menderita buta warna ?. Misalnya seorang ibu yang telah di diagnosis buta warna, melakukan “terapi” dengan cara mengkonsumsi vitamin A secara teratur. Lalu setelah melahirkan, ia memberikan vitamin A secara teratur kepada anaknya. Apakah usaha ini bisa mencegah dan menghindarkan sang anak dari kemungkinan buta warna ?. Jawabannya kembali ke penjelasan diatas yang menyatakan bahwa buta warna diturunkan oleh orang tua kepada anaknya melalui chromosome. Jadi penurunan sifat ini terjadi secara genetis. Artinya tidak ada yang bisa dilakukan oleh orang untuk mencegah penurunan sifat tersebut. Termasuk dengan mengkonsumsi Vitamin A secara teratur.

Vitamin A memang berpengaruh baik untuk sistem penglihatan manusia. Pemenuhan Vitamin A secara cukup akan membuat kesehatan mata menjadi terjaga. Tetapi sayangnya belum ada penelitian yang membuktikan bahwa Vitamin A bisa digunakan untuk mencegah kemungkinan seseorang mengalami buta warna. Jadi jika ada pernyataan bahwa Vitamin A bisa digunakan untuk mencegah buta warna, maka pernyataan tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *