Buta Warna Parsial Apakah Bisa Disembuhkan ?

Anda pasti sudah seringkali mendengar kelainan buta warna bukan?

Namun, mungkin banyak di antara anda belum mengetahui dan paham informasi terkait dengan kelainan tersebut.

Buta warna adalah suatu keadaan atau kondisi yang terjadi apabila seseorang tidak dapat mengenali warna secara total ataupun hanya sebagian warna saja.

Secara medis, keadaan atau kondisi dimana seseorang secara total tidak dapat mengenali warna disebut Akromatisme, sedangkan Diakromatisme adalah istilah bagi keadaan atau kondisi seseorang yang tidak dapat mengenali sebagian warna.

Di antara anda pun masih seringkali tidak memahami perbedaan antara buta warna total dengan buta warna parsial. Penderita buta warna total dipastikan tidak dapat mengenali semua jenis warna, sedangkan penderita buta warna parsial tidak dapat mengenali sebagian warna, yakni merah dan hijau.

Lalu, buta warna parsial apakah bisa disembuhkan?

Temukan jawabannya pada penjelasan berikut.

Secara umum, buta warna utamanya disebabkan oleh dua hal, yakni karena faktor genetik atau keturunan dan faktor lain yang terdiri karena sebab pengobatan atau gangguan kesehatan mata karena faktor usia dan lain-lain.

Sebelumnya, untuk menjawab pertanyaan buta warna parsial apakah bisa disembuhkan atau tidak pun dapat melihat penjelasan faktor-faktor dibawah ini. Berikut adalah faktor-faktor yang menyebabkan buta warna:

  1. Penyakit

Beberapa penyakit dapat menyebabkan buta warna, seperti penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, glaukoma, neuritis optik, leukimia, diabetes, maupun anemia sel sabit.

  1. Usia

Faktor usia pun dapat menyebabkan terjadinya buta warna karena kemampuan melihat seseorang akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia.

  1. Genetika

Faktor genetika sebagai penyebab buta warna terjadi sejak lahir yang merupakan turunan dari orang tuanya.

  1. Bahan kimia

Seseorang yang pernah terpapar bahan kimia berbahaya pun bisa terkena penyakit buta warna.

Untuk penyebab buta warna parsial sendiri, umumnya disebabkan oleh faktor genetik.

Biasanya, penderita buta warna parsial tidak memiliki atau kekurangan sel konus yang berfungsi untuk menangkap warna. Dengan kata lain, sel konus adalah sel fotosensitif pada mata. Apabila terdapat satu atau dua sel konus tidak ada maka orang tersebut akan menderita buta warna parsial.

Hingga saat ini, pertanyaan mengenai buta warna parsial apakah bisa disembuhkan atau tidak masih menjadi pertanyaan yang sering ditanyakan.

Namun, sayang sekali. Buta warna parsial yang diakibatkan oleh faktor genetik tersebut tidak dapat disembuhkan atau dikoreksi.

Hanya saja, ada cara yang dapat dilakukan oleh penderita buta warna parsial untuk mengakali kekurangannya, yakni dengan menggunakan lensa kontak warna yang ditujukan untuk mengenali dan membedakan warna-warna serta penggunaan kacamata yang dapat memblok cahaya agar terhindar dari cahaya yang menyilaukan mata.

Oleh karena itu, walaupun buta warna parsial yang disebabkan oleh faktor genetik tidak dapat disembuhkan, tetapi anda tetap dapat menjalani aktivitas anda dengan mengakalinya dengan menggunakan kedua cara diatas.

Silahkan membaca beberapa tautan dibawah ini yang akan memberitahu anda tentang beberapa informasi mengenai buta warna parsial :

  1. Buta warna parsial sering tidak disadari oleh penderitanya
  2. Buta warna parsial bisa diatasi dengan Chromagen Lens
  3. Buta warna parsial lebih banyak terjadi pada laki-laki

Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *