Buta Warna Parsial Pada Remaja

Hallo Bro and sis, pernahkan suatu saat kesulitan melihat warna merah dan hijau ? atau sulit melihat gradasi warna, misalnya dari merah, orange dan kuning ?. Jika iya, kudu waspada bro sis, karena ada kemungkinan kalian mengalami kelainan buta warna.

Oh ya yang dimaksud dengan buta warna itu bukan berarti mengalami kebutaan alias gak bisa melihat apa-apa lho. Tapi lebih pada gangguan dimana orang tidak bisa melihat warna seperti yang dilihat warna normal lainnya.

Ada dua jenis buta warna secara umum, yang pertama yaitu buta warna parsial, yaitu suatu keadaan dimana penderitanya kesulitan melihat warna tertentu dan gradasinya. Umumnya adalah warna merah hijau dan Biru Kuning. Sedangkan jenis kedua adalah buta warna total, dimana penderitanya hanya bisa melihat warna hitam, putih dan abu-abu. Jenis yang paling banyak ditemukan adalah jenis buta warna parsial. Menurut penelitian, kelainan ini terjadi pada 1 dari 12 remaja pria. Jauh lebih besar dari yang menyerang remaja putri, yaitu 1 dari 400 orang.

Buta warna parsial mayoritas disebabkan oleh faktor keturunan. Orang tua akan menurunkan kelainan yang dideritanya kepada anak-ananknya. Seorang ibu yang buta warna akan menularkannya kepada anak laki-lakinya. So, jika kedua orang tua bro-sis sehat wal afiat dan bebas dari kelainan ini, maka bro-sis boleh bernafas lega, karena kemungkinan besar bro-sis aman dari buta warna parsial. Walaupun masih ada penyebab lain seperti faktor penyakit, efek samping obat, paparan zat kimia tertentu atau kecelakaan, tetapi resiko ini persentasenya sangat kecil.

Bagaimana untuk mengetahui bahwa bro-sis mengalami gangguan buta warna parsial ?. Bro-sis bisa mencoba mencoba test ishihara. Iya itu lho test melihat obyek (angka dan bentuk bangun ) yang ada dalam sebuah bidang lingkaran dengan lingkaran-lingkaran kecil warna-warni didalamnya. Penasaran ingin mencoba ? silahkan masuk kesini, kesini dan disini.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *