Buta Warna Parsial Serta Dampaknya Pada Pekerjaan

Setiap manusia pasti menginginkan hidup normal dan memiliki kesehatan yang prima. Tidak ada satupun yang menginginkan memiliki riwayat penyakit sekecil apapun, termasuk menderita buta warna.

Mungkin sebagian daripada anda belum mengerti dan memiliki informasi terkait dengan kelainan tersebut. Apakah buta warna itu ?.

Buta warna adalah keadaan atau kondisi yang dialami oleh seseorang yang tidak dapat mengenali warna, bisa seluruh warna ataupun sebagian warna yang disebut sebagai buta warna parsial.

Biasanya, buta warna total dan parsial disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lain, seperti usia, penggunaan obat, maupun bahan kimia.

Lalu, bagaimakah informasi lain tentang buta warna parsial serta dampaknya pada pekerjaan ? Simak ulasannya berikut ini.

Penderita buta warna parsial umumnya tidak dapat mengenali warna merah dan hijau.

Namun, tetap saja kondisi tidak dapat mengenali sebagian warna tersebut pasti mendatangkan sisi negatif di dalam hidup kita. Terlebih, buta warna parsial tidak dapat disembuhkan dan hanya dapat diakali saja dengan beberapa cara, seperti penggunaan kaca mata dan lensa kontak warna.

Oleh karena itu, tentu pertanyaan apakah buta warna parsial serta dampaknya pada pekerjaan adalah pertanyaan penting yang jawabannya perlu diketahui agar setidaknya kita bisa mecari penanganan yang terbaik untuk kelainan ini.

Selain itu, buta warna juga dapat menjadi pertimbangan ketika Anda melamar pekerjaan. Hal ini dikarenakan ada beberapa pekerjaan yang tidak menerima orang-orang dengan buta warna.

Sebelum menikah, anda juga harus mengetahui apakah calon pasangan Anda memiliki kelainan buta warna atau tidak. Hal ini tentu akan memberikan anda pengertian dan persiapan. Apabila anda perempuan, tanyakan apakah ada riwayat buta warna dalam keluarga anda untuk menghindari buta warna pada keturunan Anda.

Hampir seluruh perusahaan menginginkan pekerja yang sempurna, memiliki tingkat kesehatan, pendidikan, dan kemampuan yang optimal.

Hal tersebut karena banyak pekerjaan yang memang menuntut ketajaman mata sebagai salah satu panca indera kita. Misalnya, pilot, polisi, tentara, pekerja laboraturium, dan masih banyak lainnya.

Dampak buta warna parsial memang sangat terasa di dalam kehidupan karena dapat dipastikan mereka yang mengidap penyakit tersebut tidak memiliki performa sesempurna orang lain, misalnya sering salah dalam mengartikan tanda dan sebagainya.

Kemudian, resiko kecelakaan kerja yang tinggi pun dapat dimiliki oleh mereka yang megidap penyakit buta warna parsial ini karena tidak dapat melihat secara jeli dan tajam pada kondisi yang mereka hadapi.

Selain itu, resiko tinggi untuk tidak lolos tes kesehatan ketika sedang melamar pekerjaan pun pasti akan dirasakan. Hal tersebut dikarenakan seseorang tidak akan mengerti apakah ia menderita buta warna parsial apabila tidak mengikuti test buta warna dan biasanya peerusahaan akan meminta surat tanda tes kesehatan dari anda.

Oleh karena itu, buta warna parsial serta dampaknya pada pekerjaan perlu mendapatkan perhatian lebih dari anda.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *