John Dalton, Penderita Buta Warna Yang Sukses Sebagai Ilmuwan

Jika Anda adalah seorang penderita buta warna, pernahkah Anda berpikir bahwa kelainan genetis itu akan menghancurkan hidup Anda karena susah lolos tes kerja? Maka, Anda wajib menyimak kisah di bawah ini. John Dalton, lahir di Eaglesfield, Inggris, terkenal ke seantero dunia sebagai ilmuwan cerdas yang menemukan berat atom. Dalton berhasil merumuskan teori atom pada tahun 1804 dalam bukunya yang berjudul A New System of Chemical Philosophy. Namun di balik kesuksesan dan kemashyuran yang digenggamnya, latar belakang pendidikan Dalton sebenarnya tidak terlalu bagus, bahkan bisa dibilang sangat mengecewakan. Ia hanya menjalani pendidikan formal selama tujuh tahun, dan setelah itu hampir sepenuhnya ia belajar secara otodidak alias belajar sendiri.

Apa yang menyebabkan Dalton hanya sempat mengenyam pendidikan formal selama tujuh tahun saja? Ternyata Dalton menderita buta warna. Ia kesulitan membedakan warna-warna di sekitarnya dan hal tersebut menghambat proses belajarnya. Namun, kelainan yang diderita Dalton tak membuatnya patah semangat. Ia justru semakin giat belajar dan rasa ingin tahunya semakin bertambah. Dalton melakukan penelitian mendalam atas penyakit mata yang dideritanya dan dari situlah ia menemukan bahwa buta warna disebabkan oleh tidak berwarnanya medium cair yang terdapat dalam bola mata. Teori ini kemudian menjadi landasan para ilmuwan dunia dalam mendalami penyakit buta warna.

Salah satu ilmuwan yang menggunakan teori Dalton adalah Dr. Shinobu Ishihara dari Jepang. Pada tahun 1917 Dr. Ishihara membuat Buku Ishihara sebagai alat untuk mendeteksi apakah seseorang menderita buta warna atau tidak. Buku ini pula yang hingga saat ini digunakan tiap kali tes buta warna dengan sebutan Tes Ishihara. Semangat belajar Dalton kian meningkat hingga ia akhirnya berhasil merumuskan teori atom dan menyiapkan daftar berat atom pada tahun 1804. Dalton memang hanya belajar secara otodidak hampir sepanjang hidupnya. Namun, ia juga berhasil mencatat sejarah sebagai ilmuwan sukses penemu berat atom yang menderita buta warna.

Apa yang menjadikan John Dalton sukses? Tentu, ia tak patah semangat dan terus berusaha walau terlahir dengan memiliki keterbatasan. Dia tidak melihat kekurangannya sebagai penghambat untuk maju, akan tetapi memandang penyakit buta warna itu sebagai cambuk supaya dirinya bisa menjadi pribadi yang sukses. Bahkan, bisa dibilang Dalton bangga akan kelemahannya, karena ia mampu mengubahnya menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Oleh karena itu, jangan pernah berputus asa akan penyakit buta warna yang Anda miliki. Dengan terus berusaha dan mengupayakan yang terbaik, kelainan mata yang satu ini bisa menjadi batu loncatan supaya Anda bisa menjadi orang sukses. Anda mungkin tidak dapat menyembuhkan buta warna yang Anda derita, tapi Anda bisa mengubah cara pandang Anda terhadap penyakit tersebut.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *