Monokromasi Jenis Buta Warna Yang Sangat Langka

Secara garis besar, buta warna dibagi menjadi dua bagian, yaitu Buta Warna Parsial dan Buta Warna Total. Dikatakan buta warna parsial atau sebagian, jika penderitanya masih bisa melihat warna-warna selain hitam, putih dan abu-abu, tetapi tidak sebanyak yang mampu dilihat oleh orang normal. Jenis ini, penderitanya mengalami kekurangan kemampuan dalam melihat spektrum warna. Beberapa ahli menyatakan bahwa istilah yang tepat untuk menyebut kelainan ini sebagai “Defisiensi warna” bukan sebagai “buta warna”.

Sedangkan jenis kedua adalah buta warna total atau disebut juga dengan Monokromasi. Pada jenis ini, penderitanya hanya bisa melihat warna hitam, putih dan abu-abu saja. Seorang penderita monokromasi melihat dunia persis sama dengan melihat televisi hitam putih zaman dulu. Menurut ahli, monokromasi lah yang sebenarnya tepat apabila disebut sebagai “buta warna”.

Penderita Monokromasi mengalami banyak kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, karena ia hanya melihat dunia sebagai sesuatu yang “datar” tanpa warna. Berbeda dengan orang normal atau bahkan penderita buta warna parsial sekalipun. Sampai saat ini belum ditemukan cara apapun utuk “menolong” penderitanya. Tidak seperti pada buta warna parsial yang sudah ditemukan alat bantu berupa kaca mata buta warna dan lensa kontak chromagen.

Beruntungnya jenis kelainan monokromasi ini sangat jarang terjadi. Para ahli mengatakan bahwa penderita buta warna total tidak sampai 0, 1 % dari total keseluruhan penderita buta warna.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *