Orang Buta Warna Parsial Bisa Bekerja Dengan Baik

Banyak orang bertanya, apakah orang dengan kelainan buta warna parsial bisa bekerja dengan baik ?.   Tentu, Kenapa tidak ?. Perlu dipahami dengan benar bahwa buta warna parsial bukan berarti tidak bisa melihat warna, alias hanya bisa melihat warna hitam putih saja. Kelainan ini bukan sebuah penyakit. Mereka “hanya” tidak bisa melihat spektrum warna dengan lengkap layaknya orang dengan penglihatan normal.

Buta warna parsial adalah suatu kelainan visi warna, yang bahkan banyak penderitanya sering tidak menyadari kekurangan yang dimilikinya. Selain visi warna yang kurang lengkap, mereka tidak mempunyai kekurangan apapun, sehingga tidak ada masalah berarti bagi mereka untuk tetap bekerja dengan baik.  Intinya tergantung pada kemampuan dan kecerdasan yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan.

Memang ada beberapa pekerjaan yang mensyaratkan orang tidak menderita buta warna parsial. Seperti Pilot, Dokter, Polisi, Tentara, dan lain-lain. Tetapi masih banyak pekerjaan lain yang bisa dikerjakan oleh penderita buta warna parsial dengan baik, misalnya Guru, dosen, Pengacara, Akuntan publik, dan lain-lain. Banyak perusahaan baik kelas besar dan menengah yang mensyaratkan test kesehatan, tetapi tidak memprioritaskan test ishihara untuk buta warna. Buktinya banyak penderita kelainan ini yang tetap bisa bekerja di perusahaan besar.

Apalagi saat ini telah ditemukan alat bantu yang bisa membantu penderita buta warna parsial untuk melihat visa warna yang lebih baik. Yaitu kacamata buta warna dan lensa kontak Chromagen yang kini telah tersebar di banyak negara, termasuk di Indonesia. Dengan alat bantu ini, bisa dikatakan bahwa tidak ada lagi halangan untuk melihat spektrum warna dengan lengkap, sehingga semakin banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan penderita buta warna parsial dengan baik.

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *