Cara Mengobati Glaukoma

Apa itu glaukoma dan bagaimana cara mengobati glaukoma?

Glaukoma merupakan sebuah jenis penyakit yang terjadi akibat saraf mata mengalami kerusakan. Banyak faktor yang menimbulkan kerusakan pada saraf mata salah satunya adalah peningkatan tekanan bola mata.

Jika seseorang mengalami penyakit glaukoma, penyakit tersebut harus segera diobati agar tidak berpotensi menimbulkan kebutaan. Mengenai bagaimana cara mengobati glaukoma yang bisa dilakukan, kami akan ulas informasi selengkapnya berikut ini!

Cara Mengobati Glaukoma

Ada berbagai alternatif pilihan cara mengobati glaukoma yang dapat dilakukan. Cara mengobati glaukoma itu sendiri tergantung atas jenis atau tingkat keparahan penyakitnya.

Banyak orang yang mengalami glaukoma tiba – tiba langsung merasa penyakitnya parah dan dokter menganjurkan tindakan pembedahan atau operasi karena memang sebagian besar penderita tidak memahami gejala awal yang timbul ketika terserang penyakit glaukoma.

Adapun beberapa gejala awal yang timbul ketika seseorang terserang penyakit glaukoma diantaranya :

  • Glaukoma dapat menunjukkan beberapa gejala awal termasuk sakit parah pada mata atau area dahi
  • Terdapat beberapa kasus mata mengalami kemerahan
  • Penderita akan mengeluh penglihatannya menurun atau bahkan kabur
  • Beberapa pasien glaukoma melihat pelangi atau lingkaran cahaya aneka warna di sekitar cahaya terang seperti di sekitar cahaya lampu misalnya.
  • Sering mual dan muntah
  • Sering pusing

Penderita glaukoma juga seringkali menderita kondisi fotofobia. Fotofobia merupakan suatu kondisi dimana penderita glaukoma mengalami sensitivitas cahaya yang mengakibatkan mata terasa sakit ketika melihat cahaya.

Kondisi fotofobia pada penderita glaukoma disebabkan oleh peningkatan tekanan pada mata. Anda penderita glaukoma yang merasakan fotofobia perlu menghilangkan silau dan berusaha menenangkan mata dengan menggunakan pelapis lensa mata. Mata Anda akan lebih terasa ringan pada akhirnya.

Jika Anda mengalami gejala – gejala tersebut, maka sangat dianjurkan Anda segera berhati – hati. Jika tidak, maka potensi penanganan berupa pembedahan perlu dilakukan karena pengobatan glaukoma terdiri atas tiga prosedur. Ketiga prosedur tersebut meliputi :

Obat tetes mata

Obat tetes mata ini digunakan untuk membantu menurunkan tekanan pada mata dan menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan onset glaukoma. Obat tetes mata menjadi penanganan pengobatan glaukoma di tahap pertama ketika kondisinya masih belum berat atau parah.

Terapi laser

Perawatan yang satu ini bervariasi tergantung atas tingkat keparahan penderita. Terapi laser juga bertujuan untuk mengurangi tekanan di area mata penderita glaukoma. Kondisi glaukoma sedang dapat di atasi dengan terapi laser.

Operasi atau pembedahan

Ketika semua opsi di atas gagal, maka pengobatan terakhir yang dapat dilakukan adalah metode operasi. Pada kondisi glaukoma berat atau parah dan atau kondisi glaukoma yang tidak bisa disembukan dengan dua pengobatan sebelumnya, maka prosedur operasi dapat dilakukan.

Kelainan gen di duga menjadi faktor utama terjadinya glaukoma. Ditambah lagi terdapat beberapa faktor sekunder yang menjadi penyebab glaukoma terjadi, seperti :

  • Cedera karena paparan zat kimia
  • Infeksi
  • Radang
  • Penyumbatan pembuluh darah

Atas dasar gangguan yang terjadi pada sistem aliran cairan mata, jenis glaukoma sendiri terbagi ke dalam tiga golongan yaitu :

  • Glaukoma sudut tertutup
  • Glaukoma sudut terbuka
  • Glaukoma sekunder
  • Glaukoma kongenital

Glaukoma sendiri dapat terjadi tidak hanya pada orang dengan rentang usia 40 – 60 tahun ke atas saja, melainkan juga dapat terjadi pada bayi sekalipun. For your information, glaukoma menjadi suatu penyakit penyebab kebutaan terbesar kedua di dunia setelah katarak.

Data tersebut dihimpun oleh WHO pada tahun 2010. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 39 juta orang yang ada di dunia menderita kebutaan dan 3,2 juta orang di antaranya mengalami kebutaan karena menderita glaukoma.

Walau glaukoma menjadi suatu kondisi yang dapat dicegah, akan tetapi gejalanya akan jauh lebih mudah diredakan jika kondisi tersebut dideteksi atau ditangani lebih awal. Sementara jika memang harus berobat, pengobatan yang perlu dilakukan pun tidak butuh penanganan serius jika kondisi glaukoma dideteksi di awal. Semoga ulasan yang kami berikan di atas tentang glaukoma menjadi informasi yang bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *