Chromagen Lens, Harapan Untuk Para Penderita Buta Warna

Buta warna atau yang biasa juga disebut sebagai color blindless adalah sebuah keadaan di mana sel kerucut yang ada pada retina mata manusia tidak mampu menangkap spektrum warna. Penderita buta warna biasanya tidak bisa membedakan warna-warna dasar seperti warna biru, warna hijau dan warna merah. Kelainan ini umum terjadi karena faktor genetis atau faktor keturunan. Jadi, seorang ibu yang membawa sifat buta warna bisa dipastikan akan memiliki anak yang juga menderita buta warna. Faktor keturunan ini membuat buta warna tidak bisa disembuhkan karena berasal dari gen, bukan akibat dari faktor luar seperti kecelakaan yang masih memiliki harapan untuk kembali normal.

Buta warna kadang menjadi penghalang seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya, terutama pekerjaan-pekerjaan di beberapa bidang tertentu yang mengharuskan calon pekerjanya lolos tes buta warna. Dalam tes buta warna, seseorang harus bisa membaca angka atau huruf berwarna dalam lingkaran-lingkaran warna-warni atau yang biasa disebut Tes Ishihara. Tak jarang tes ini menjadi momok tersendiri bagi para penderita buta warna. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, kini telah hadir kacamata dan lensa kontak khusus untuk penderita buta warna. Didesain khusus untuk membantu pengidap color blindless membedakan warna-warna dasar, lensa kontak ini tentu menjadi angin segar dan harapan baru bagi para penderita buta warna.

Chromagen lens adalah nama lensa canggih ini. Dirancang khusus untuk meningkatkan persepsi warna, lensa ini bekerja dengan cara merangsang sel-sel kerucut yang rusak pada penderita buta warna. Chromagen lens membantu penderita kelainan ini untuk menafsirkan warna secara lebih akurat dan juga memahami warna dengan lebih baik daripada sebelumnya. Lensa ini sudah terlebih dahulu dipatenkan di negara Amerika Serikat dan kini telah tersebar luas nyaris di seluruh dunia. Lensa Chromagen juga disebut-sebut sebagai teknologi terbaru yang mampu merubah hidup. Bagaimana tidak, dengan lensa ini penderita buta warna tak perlu takut lagi menghadapi tes buta warna saat melamar pekerjaan. Bahkan, bukan tidak mungkin jika para penderita buta warna dapat bekerja di bidang elektronika, kimia, farmasi dan kedokteran yang awalnya sangat tidak mungkin untuk mereka lakoni.

Satu dari delapan pria menderita buta warna. Demikian juga dengan satu dari dua ratus wanita pun mengalami hal serupa. Hingga saat ini memang belum ditemukan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan buta warna. Apalagi, dengan faktor penyebab genetik membuatnya memiliki predikat tak akan bisa disembuhkan. Hadirnya Chromagen lens adalah untuk membantu para penderitanya untuk bisa hidup lebih baik dan memiliki masa depan yang lebih cerah. Terbukti bahwa 97% penderita buta warna memilih menggunakan Chromagen lens untuk membantu mereka membedakan warna dengan lebih baik. Keterangan lebih lanjut mengenai chromnagen lens, silahkan menghubungi kami. Semoga membantu.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *