Inilah Jenis Buta Warna Secara Umum

Menjadi penderita buta warna pastilah cukup merepotkan apa lagi bila kita sudah masuk dalam usia produktif dan akan mencari pekerjaan untuk masa depan. Banyak penderita penyakit ini susah untuk mendapatkan pekerjaan yang berhubungan dengan warna seperti dokter, tentara, polisi dan lain-lain, pastinya semua orang di hinggapi rasa takut akan penyakit ini apa lagi penyembuhan untuk penyakit ini terbilang cukup mahal dan belum ada yang sembuh total. Ciri-ciri penyakit mata ini adalah susah dalam membedakan warna yang solid dan terkadang justru malah hanya bisa melihat dua warna saja yaitu hitam dan putih. Dalam penyakit mata ini terbagi atas dua jenis yaitu buta warna parsial dan total.

Jenis buta warna parsial merupakan buta warna sebagian hal ini di klasifikasikan menjadi dua jenis yaitu trikomasi dan dikromasi. Trikomasi merupakan penyakit yang mengakibatkan mata mengalami perubahan dalam bagian sensitive terhadap satu warna bahkan bisa lebih yang pada umumnya orang akan sulit dalam melihat warna biru atau biasa di sebut tritanomali serta dalam melihat warna merah atau protanomali dan kesulitan dalam melihat warna hijau atau di sebut deutromali. Pada penderita penyakit berjenis parsial ini seseorang akan kekurangan daya dalam sensitifitas pada sebagian warna tentu akan cukup menyusahkan jika bekerja dalam bidang ke dokteran.

Jenis buta warna total ini merupakan penyakit mata yang mengakibatkan penderitanya kehilangan sesitifitas terhadap semua warna dan hanya bisa melihat warna hitam dan putih atau sering di sebut monokromasi. Biasanya jarang orang yang mengidap penyakit ini dan sebagian besar yang terkena penyakit ini pastilah lebih di tekankan akibat factor genetic atau keturunan. Jenis monokromatik sangat menyusahkan pengidapnya dalam beraktifitas terlebih lagi jika berhubungan dengan warna itulah mengapa banyak orang yang tidak ingin mengidap penyakit mata ini karena sangat berisiko pada kehidupannya dan untuk menyembuhkannya pun terbilang cukup sulit dan hampir mustahil.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *