Tips Membuat Presentasi Supaya Mudah Dibaca Orang Buta Warna

Saat ini banyak presentasi dibuat secara digital menggunakan program komputer, seperti powerpoint dan sejenisnya. Tidak akan menjadi masalah apabila audience yang anda hadapi adalah orang yang memiliki visi warna normal semua. Lalu bagaimana jika anda tahu diantara audience ada yang  mengalami kelainan buta warna parsial. Atau bahkan anda membuat presentasi dimana semua audience adalah penderita kelainan yang sama. Tentu merupakaan tantangan tersendiri bagi anda untuk menyampaikan presentase yang bisa disimak dan diterima dengan baik.

Berikut adalah beberapa tips membuat presentasi supaya menjadi nyaman dan mudah dibaca oleh orang yang mengalami kelainan buta warna :

  1. Gunakan warna yang Biru, Hitam dan Putih. Karena warna ini adalah warna yang paling nyaman dilihat oleh penderita buta warna parsial
  2. Jangan gunakan warna untuk membedakan Judul, bab, sub bab atau hal-hal penting lainnya. Tetapi gunakanlah huruf tebal, huruf miring atau garis bawah
  3. Gunakan font yang sederhana dan mudah dibaca. Hindari menggunakan font yang bersifat dekoratif dan variatif
  4. Hindari menggunakan warna yang kurang tegas, misalnya abu-abu, biru muda, dan warna pucat lainnya
  5. Jangan pernah menggunakan warna merah, hijau, coklat dan ungu. Karena warna-warna itu sulit dibedakan oleh penderita buta warna parsial

Demikianlah beberapa tips membuat presentasi yang mudah dibaca dan disimak oleh orang dengan kelainan buta warna parsial. Intinya adalah buat presentasi sesederhana mungkin, to the point dan gunakan warna tegas Biru, Hitam dan putih.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *